SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan Dokumen Profil Keanekaragaman Hayati (Kehati) 2026 dan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP Kehati) 2026–2030 untuk memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, R. Heru Wahono Santoso, mengatakan kedua dokumen tersebut menjadi landasan untuk memetakan kekayaan keanekaragaman hayati sekaligus menentukan arah pengelolaannya.
Pemprov Jatim mengapresiasi penyusunan dokumen itu dan mendorong agar segera diterapkan.
“Sudah punya profil sekaligus juga rencana induk pengelolaan. Jadi, kita punya peta datanya keanekaragaman hayati, sekaligus kita juga punya jalan untuk pengelolaannya,” kata Heru, Selasa (20/10/2026).










