GRESIK, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua DPRD Gresik, Wongso Negoro, menyampaikan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mendapatkan tambahan anggaran cukup besar untuk mendukung tugas dan sarana prasarana (sarpras).
“Total tambahan anggaran Damkar untuk penunjang tugas dan sarana prasarana pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 mencapai Rp8.977.805.230,” ujar Wongso kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (23/10/2026).
Ia menjelaskan, tambahan anggaran tersebut sebesar Rp6.977.805.230 digunakan untuk belanja 11 kebutuhan Damkar hingga akhir tahun. Yakni, Belanja 2 unit mobil pemadam Rp5 miliar, belanja 2 unit tosa pemadam Rp650 juta, rehab kendaraan pemadam Rp800 juta, dan belanja alat/sarana inspeksi, sosialisasi, rescue dan pemadaman Rp926 juta.
Berikutnya, biaya perjalanan dinas diklat pemadam untuk 32 peserta plus 4 pendamping Rp126 juta, penambahan gaji outsorcing pemadam Rp166 juta, belanja kursi kerja dan kebutuhan di pos Damkar Rp44 juta.
Selain itu, lanjut Wongso, juga ada tambahan anggaran sebesar Rp2 miliar digunakan untuk sarpas pemadam Rp1,44 miliar, sarpas penyelamatan Rp366 juta, dan pemenuhan sistim infornasi komunikasi kebakaran (SKIK) Rp193 juta.
Wongso menandaskan, tambahan anggaran di Dinas Damkar berfokus pada pemenuhan sarana dan prasarana pemadaman serta penyelamatan.
"Penguatan layanan Damkar sangat penting mengingat tingginya risiko kebakaran di Kabupaten Gresik yang memiliki banyak kawasan industri, terlebih pada musim kemarau panjang seperti saat ini," pungkasnya. (hud/msn)










