GRESIK,BANGSAONLINE.com – Seorang personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik mengalami luka bakar saat memadamkan kebakaran tumpukan plastik di Desa Sooko, Kecamatan Wringinanom, Senin (26/10/2026).
Korban bernama Agung Wibowo, personel Damkar Pos Menganti, terperosok ke dalam tumpukan plastik yang terbakar ketika menjalankan tugas pemadaman.
Akibat kejadian tersebut, kedua kakinya mengalami luka bakar sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPKP Gresik menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB. Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman melibatkan dua rayon, yakni Damkar Pos Driyorejo dan Pos Menganti.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Gresik, Sulyono, menjelaskan bahwa korban terperosok ke dalam tumpukan plastik yang sedang terbakar saat proses pemadaman berlangsung.
“Di tengah pemadaman, personil Pos Menganti Agung Wibowo terperosok ke dalam tumpukan plastik yang terbakar sehingga mengalami luka bakar dan cidera di kedua kakinya,” kata Sulyono, Selasa (27/10/2026).
Setelah kejadian, Agung dibawa ke RS Petrokimia Gresik Driyorejo untuk mendapatkan penanganan medis. Atas permintaan keluarga, korban kemudian dirujuk ke RS Ibnu Sina Gresik. Kondisi korban dilaporkan masih sadar dan sedang menjalani pemulihan.
Selain Agung, seorang perangkat Desa Sooko juga mengalami luka bakar pada bagian kaki akibat insiden tersebut.
“Selain personel Rayon 2 Pos Menganti, luka bakar juga dialami oleh satu orang perangkat Desa Sooko di bagian kaki,” sebutnya.
Di sisi lain, proses pemadaman kebakaran tumpukan plastik milik Nur Ansori itu terkendala keterbatasan pasokan air di lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar 18 jam, yakni pada Selasa (27/10/2026) pukul 09.10 WIB.
“Sempat terkendala suplai air yang sangat terbatas. Tetapi sudah berhasil dipadamkan dan dinyatakan kondusif,” tandasnya. (van)










