BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – Mantan Wakil Bupati Bangkalan periode 2008-2013, KH. Syafik Rofi’i, mengajak para santri untuk memaknai peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan meneladani perjuangan ulama dengan jihad besar. Menurutnya, santri harus bisa menjadi estafet perjuangan ulama terdahulu.
“Jadi, para santri saat ini bisa meneladani perjuangan para ulama dengan cara belajar yang baik. Terlebih saat ini era digitalisasi yang sangat cepat. Harus bisa beradaptasi, sehingga nantinya berkontribusi bagi agama dan negara, dan tentunya demi kepentingan masyarakat,” tuturnya saat peringatan HSN di Bangkalan, Kamis (22/10/2026).
Ia juga menjelaskan, bahwa peringatan hari santri merupakan warisan semangat para ulama terdahulu dalam mempertahankan kemerdekaan.
“Hari santri ini didasarkan pada resolusi jihad yang dimotori oleh KH. Hasyim Asy'ari. Di mana saat itu penjajah datang kembali setelah kemerdekaan,” ujarnya.
Dengan munculnya resolusi jihad, lanjutnya, seluruh rakyat bersatu mendukung pemerintah untuk mengusir penjajah.
“Oleh karena itu, kita harus membangun masyarakat yang adil dan makmur yang berdasarkan pancasila. Karena berdirinya negara ini merupakan perjuangan luar biasa dari para ulama, kiai, santri, tokoh nasional, dan seluruh masyarakat saat itu,” pungkasnya. (mzr/uzi/msn)






