BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan apresiasi kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dinilainya memiliki kedekatan historis dan kesamaan pandangan dalam perjalanan politiknya.
Pernyataan tersebut disampaikan Lukman saat menghadiri Orientasi Politik dan Pengukuhan Pengurus DPC PKB Bangkalan periode 2026–2031, Ahad (25/10/2026).
Ia menyambut baik pelantikan pengurus DPC PKB Bangkalan yang dipimpin H. Syafiuddin. Lukman menyebut Syafiuddin sebagai guru politik, senior, sekaligus sosok tempatnya belajar memahami dinamika politik.
“Bagi saya, saya dan PKB ini satu aliran. Karena itu, saya mengapresiasi PKB. Semoga hubungan dan kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk perjalanan ke depan,” ungkapnya.
"Kalau darah saya masih menggalir darah Hijau", tambahnya.
Lukman mengakui, perjalanan politik yang mengantarkannya menjadi Bupati Bangkalan merupakan bagian dari takdir dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia memandang jabatan tersebut bukan semata-mata sebagai capaian politik pribadi, melainkan juga sebagai bentuk kepercayaan masyarakat dan dukungan berbagai pihak, termasuk PKB.
Menurutnya, amanah sebagai kepala daerah harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk membangun Bangkalan menjadi lebih baik.
Di tengah berbagai tantangan dan kondisi yang belum sepenuhnya ideal, ia mengajak seluruh elemen politik untuk mengutamakan kepentingan masyarakat di atas perbedaan maupun kepentingan masing-masing.
"Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita membangun Bangkalan terlebih dahulu. Kita tidak perlu terlalu sibuk memikirkan hal-hal lain. Insyaallah, ke depan kondisi akan semakin baik dan pembangunan bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh partai politik di Bangkalan dapat mengambil peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Menurutnya, perbedaan pilihan dan pandangan politik semestinya tidak menghalangi kolaborasi demi kemajuan kabupaten.
Lukman menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan secara bertahap, baik dalam tata kelola pemerintahan maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Memasuki 2027, salah satu fokus yang ingin diperkuat adalah pengembangan sektor ekonomi melalui kerja sama dengan berbagai pelaku usaha dan kalangan pengusaha.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, pembangunan tidak hanya terlihat melalui perubahan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dirasakan melalui peningkatan peluang usaha dan kesejahteraan warga. (uzi/van)










