Dihadiri Seluruh Ketua Parpol, Pengurus DPC PKB Bangkalan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bangkalan masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di aula SMKN 2 Bangkalan, Minggu (25/10/2026).

Momentum pelantikan yang dirangkai dengan orientasi politik dan musyawarah kerja cabang (Muskercab) ini diwarnai pesan kuat tentang pentingnya kebersamaan antar kekuatan politik di daerah.

Kehadiran seluruh jajaran pimpinan partai politik di Kabupaten Bangkalan menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Tampak hadir di lokasi di antaranya Ketua PDI Perjuangan yang juga Bupati Bangkalan, Lukman Hakim; perwakilan Ketua PAN, Sholihin; serta Mathari mewakili Partai Golkar.

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Mughni, yang hadir memberikan arahan menekankan pentingnya pemahaman ideologis bagi seluruh kader. Orientasi politik dinilai sebagai fondasi mendasar dalam menjalankan roda organisasi.

Ia menyebutkan bahwa kader PKB wajib memahami sejarah kelahiran partai, ideologi, serta mabda siyasi (prinsip dasar berpolitik) yang menjadi pijakan arah perjuangan. Hal ini penting agar aktivitas politik tidak sebatas kegiatan formal organisasi, melainkan diwujudkan dalam kerja nyata yang berdampak langsung bagi warga.

"Kita akan belajar mengelola parpol yang modern dan maju, karena kita hadir tidak hanya berpartai, tetapi juga berjuang melayani masyarakat serta berpegang pada nilai-nilai kebangsaan," ujarnya.

Mughni menambahkan, partai politik yang modern tidak hanya mengandalkan kelengkapan struktur, tetapi juga membutuhkan kader berkualitas, ideologi yang kukuh, serta komitmen menjadikan politik sebagai sarana pengabdian.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bangkalan, H. Syafiuddin, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pengukuhan pengurus baru tersebut. Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan ini harus dijalankan dengan kesungguhan, soliditas, dan semangat melayani.

Menurut Syafiuddin, pengukuhan ini merupakan awal dari konsolidasi untuk menyatukan langkah dan menyusun program kerja berorientasi pada kebutuhan warga Bangkalan.

Secara khusus, ia mengapresiasi kehadiran para pimpinan partai politik di Bangkalan. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan iklim politik daerah yang sehat, terbuka, dan produktif. Ia meyakini bahwa pembangunan daerah tidak bisa ditopang oleh satu kekuatan politik saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas partai.

"Ini semua menjadi tanda kalau kita harus song-osong lombung, bergandengan dan berkolaborasi demi kemajuan Bangkalan, meskipun berbeda ideologi partai," ujarnya.

Syafiuddin menggarisbawahi bahwa filosofi song-osong lombung, semangat gotong royong khas masyarakat Madura, sangat relevan dalam panggung politik. Perbedaan ideologi maupun kepentingan tidak boleh menutup ruang dialog untuk memajukan daerah.

Melalui kepengurusan baru ini, DPC PKB Bangkalan berkomitmen untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memastikan keberadaan partai memberikan manfaat riil bagi masyarakat luas.

Pelantikan ini turut dihadiri perwakilan dari PPP, Kosim Rahman; Ketua Partai Hanura, Mahmudi; perwakilan Ketua Partai Gerindra, Reza Teguh Wibowo; Ketua Partai Perindo, Mohamad Mosleh; serta Ketua PKS, Dindin Subagya. Jajaran KPU dan Bawaslu Kabupaten Bangkalan turut menyaksikan prosesi pengukuhan tersebut. (mzr/uzi/rev)