Ketua TKN Probolinggo Desak Inspektorat Proses Dugaan Penyimpangan BKK

PROBOLINGGO.com - Ketua Brigade Tapal Kuda Nusantara (TKN) Kota Probolinggo, Syamsul Hudin, mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Selasa (27/10/2026). 

Kedatangannya bertujuan mempertanyakan perkembangan penanganan laporan dugaan penyimpangan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Syamsul menyatakan, terdapat sejumlah desa yang menerima alokasi dana BKK yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025.

"Ada sejumlah desa yang telah menerima dana BKK di wilayah Kabupaten Probolinggo," ucapnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, nilai bantuan yang dialokasikan kepada sejumlah desa tersebut mencapai puluhan miliar rupiah. Bahkan, menurutnya, terdapat desa yang menerima bantuan dengan nilai lebih dari Rp1 miliar.

"Total bantuan BKK itu puluhan miliar. Bahkan ada desa yang menerima Rp 1 miliar lebih," katanya.

Dalam kunjungannya, Syamsul diterima oleh Inspektur Pembantu (Irban) Kabupaten Probolinggo, Teguh Prihantoro. Pertemuan ini membahas perkembangan laporan yang sebelumnya telah disampaikan kepada Inspektorat.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Teguh membenarkan bahwa laporan terkait dugaan penyimpangan BKK telah diterima dan saat ini masih dalam proses penanganan oleh Inspektorat.

"Pengaduan itu masih dalam proses penanganan Inspektorat," tuturnya.

Syamsul berharap, laporan yang telah disampaikan segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan. Ia menilai, penggunaan dana bantuan yang berasal dari anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Karena itu adalah uang negara. Harapan kami segera ditindaklanjuti," pungkasnya. (ugi/mar)