SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Perkumpulan Pemerhati Lingkungan Magersari (PLM) menyerahkan barang yang diduga berkaitan dengan percobaan pencurian lampu penerangan di kawasan jogging track sisi barat Stadion Gelora Delta ke polisi.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan fasilitas publik. Ketua PLM, Slamet Basuki, mengatakan peristiwa dimaksud terjadi pada Minggu (25/10/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, seorang pria diduga melakukan upaya pengambilan lampu penerangan di kawasan tersebut. Aksi tersebut disebut diketahui oleh seorang pengemudi ojek daring, sehingga orang yang diduga sebagai pelaku meninggalkan lokasi dan meninggalkan barang yang dibawanya.
Temuan itu kemudian diamankan warga sebelum dilaporkan kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti informasi tersebut, PLM berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk mengamankan barang yang ditemukan.
Selanjutnya, barang diserahkan kepada kepolisian pada Selasa (27/10/2026) sebagai bagian dari proses penyelidikan. PLM berharap, aparat kepolisian dapat menindaklanjuti temuan tersebut dan mengembangkan penyelidikan guna mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat.
“Kami berharap pihak kepolisian segera mengembangkan kasus ini sehingga pelakunya bisa tertangkap,” kata Slamet.
Menurut dia, langkah yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari komitmen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya di wilayah Magersari dan Sidoarjo secara umum.
Ia menyampaikan, keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan, melaporkan kejadian, dan menyerahkan barang bukti sesuai prosedur menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keamanan bersama.
"Kolaborasi warga, organisasi masyarakat, dan aparat penegak hukum menjadi modal penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini," ucapnya.
PLM menyatakan upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Jogo Deso yang mendorong penguatan sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Penyerahan barang bukti oleh masyarakat dinilai sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendukung pengungkapan dugaan tindak kriminal. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara warga dan aparat dalam menjaga keamanan fasilitas umum, termasuk kawasan olahraga dan ruang terbuka publik.
PLM berharap budaya kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan terus tumbuh, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat ditangani lebih cepat melalui kerja sama yang baik antara warga dan aparat penegak hukum. (cat/mar)










