SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur akan menggelar Ijtima’ Ulama se-Jawa Timur ke-III di Gedung Serbaguna Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur. Acara yang mengusung tema “Meneguhkan Peran Fatwa Ulama dalam Menjawab Problematika Kebangsaan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan” itu bakal digelar pada pada Sabtu hingga Ahad 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah merespons positif atas digelarnya acara tersebut di pesantren yang dipimpinnya. Menurut dia, acara tersebut juga akan membahas soal risywah yang kini lagi ramai.
“Termasuk juga akan membahas tentang risywah,” ujar Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah kepada BANGSAONLINE, Kamis 29 Oktober 2026.
Menurut Kiai Asep, dalam acara itu juga akan dihadirkan dua ulama Universitas Al Azhar Mesir. Yaitu Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk dan Syaikh Dr. Faraq Salim Al-Azhari.
Ketua Umum MUI Jawa Timur Prof Dr KH Abd Halim Soebahar ketika dikonfrimasi BANGSAONLINE membenarkan pernyataan Kiai Asep tersebut.
“Iya benar. Itu bahasan khusus,” ujar Prof Dr KH Abd Halim Soebahar kepara BANGSAONLINE, Kamis Kamis 29 Oktober 2026 sembari tertawa.
Menurut dia, acara tersebut, selain akan dihadiri para Pengurus MUI seluruh Jawa Timur, juga mengundang alim ulama atau kiai dari berbagai pesantren, perguruan tinggi, ma’had aly dan sebagainya.
“Utusan setiap MUI kota atau kabupaten dua orang. Terdiri dari satu Ketua MUI yang membidangi fatwa dan satu orang dari Ketua Komisi Fatwa,” ujar Prof KH Abd Halim Soebahar kepada BANGSAONLINE, Kamis (29/6/2026).
“Untuk Ormas Islam dua orang, Ma’had Aly satu orang, perguruan tinggi satu orang dan Pondok Pesantren satu orang,” tambah dosen Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember itu.










