Tanam 200 Pohon Durian dan Sirsak di Sumber Juwet, Kapolresta Malang Kota Ajak Warga Jaga Mata Air

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com – Polresta Malang Kota menanam 200 pohon buah di kawasan Sumber Juwet, Lembah Dieng Perengan, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Quick Wins Green Policing untuk menjaga kelestarian sumber mata air.

Penanaman pohon yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. tersebut melibatkan Pemerintah Kota Malang, mahasiswa, pemerhati lingkungan, serta berbagai elemen masyarakat.

Sebanyak 200 bibit pohon yang ditanam terdiri atas 100 pohon durian dan 100 pohon sirsak.

Penanaman tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya revitalisasi kawasan di sekitar sumber mata air.

Danang menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan aksi kedua dalam rangkaian program pelestarian sumber mata air di Kota Malang.

Melalui Quick Wins Green Policing, Polresta Malang Kota berupaya menumbuhkan kepedulian bersama agar kawasan sumber air tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Green Policing kedua di sumber mata air Juwet. Kami berharap ke depan semakin banyak sumber mata air yang dapat kita lestarikan bersama,” ujar Danang.

Menurutnya, pelestarian sumber mata air tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi.

Diperlukan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, kalangan akademisi, pemerhati lingkungan, dan masyarakat agar upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Danang menegaskan, kegiatan tersebut juga merupakan wujud semangat Kapolri melalui program Polri Bersama Masyarakat.

Program ini mendorong kehadiran kepolisian yang tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif menjawab kebutuhan sosial serta mendukung kelestarian lingkungan.

“Hari ini kita bersama pemerintah kota, mahasiswa, pemerhati lingkungan, dan masyarakat melakukan revitalisasi serta menanam 200 pohon buah. Tujuannya menjaga kualitas dan ketersediaan air agar sumber mata air ini tetap berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mendorong perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Kota Batu.

Menurutnya, pelestarian lingkungan dan sumber daya air membutuhkan kepedulian lintas wilayah demi menjaga keberlanjutan ekosistem.

Kapolresta juga mengingatkan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlangsungan perawatannya.

Karena itu, pemeliharaan tanaman serta kebersihan kawasan sumber mata air harus menjadi tanggung jawab bersama agar manfaat penghijauan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jangan sampai suatu saat sumber mata air ini hanya tinggal cerita. Kita ingin keberadaannya tetap terawat dan terjaga, sehingga terus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat hingga generasi mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Perumda Air Minum Tugu Tirta turut memastikan seluruh pohon yang telah ditanam mendapatkan perawatan secara berkelanjutan. Dengan demikian, upaya penghijauan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. (dad/van)