Bupati Pamekasan Raih Dua Wilwatikta Awards 2026 BerkatCapaian Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Bupati Pamekasan, Kholilurrahman meraih dua penghargaan dalam ajang Wilwatikta Awards 2026 yang diselenggarakan Jawa Pos Multimedia di Legacy Ballroom, Jalan Raya Kupang Indah, Surabaya, Jumat (30/10/2026).

Dua penghargaan tersebut masing-masing diberikan untuk kategori pengentasan kemiskinan serta inisiatif pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial.

Kholilurrahman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan Pamekasan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang ikut andil dalam memajukan Pamekasan. Ini bisa kita raih karena kerja keras semuanya, termasuk masyarakat,” kata Kholilurrahman saat ditemui di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati, Senin (2/11/2026).

Kholilurrahman berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Semoga Kabupaten Pamekasan ke depan tambah maju, tambah berkualitas dan berintegritas,” imbuhnya.

Sejumlah indikator Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Pamekasan. Salah satunya terlihat dari pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 yang mencapai 5,47 persen, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 4,88 persen.

Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp24,30 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar Rp22,5 triliun.

Pada sektor pengentasan kemiskinan, persentase penduduk miskin di Pamekasan pada Maret 2025 turun menjadi 12,77 persen dari sebelumnya 13,41 persen pada Maret 2024. Jumlah penduduk miskin juga berkurang sebanyak 4.940 orang, dari 123.460 orang menjadi 118.520 orang.

Perbaikan juga terlihat pada indikator ketenagakerjaan. BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Pamekasan pada Agustus 2025 sebesar 1,33 persen. Angka tersebut turun 0,31 poin persentase dibandingkan Agustus 2024 yang mencapai 1,64 persen.

Pada periode yang sama, jumlah penduduk bekerja bertambah sebanyak 11.995 orang menjadi 543.357 orang. Sementara itu, jumlah angkatan kerja meningkat menjadi 550.693 orang.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pamekasan pada 2025 mencapai 72,43 atau meningkat 0,79 poin dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 71,64. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di Madura.

Peningkatan IPM tersebut ditopang oleh perbaikan pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Rata-rata pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan juga meningkat 4,03 persen menjadi Rp10,206 juta per tahun.

Kholilurrahman mengatakan, penghargaan yang diraih tersebut harus menjadi motivasi untuk semakin memperkuat pembangunan daerah. Ia berharap Pamekasan ke depan semakin tertata dan memiliki integritas yang tinggi.

“Pamekasan ke depan harus lebih baik, lebih tertata, dan lebih mempunyai integritas yang tinggi,” pungkasnya. (bel/dim/van)