Cuma 5 Menit, Begini Cara Linjam PPIH Temukan Jemaah Haji 2026 yang Tersesat di Madinah

Ringkasan Berita
  • Seorang petugas PPIH Linjam menemukan jemaah haji tersesat di Madinah dengan memanfaatkan video call WhatsApp untuk mengetahui lokasi spesifik dan melakukan penjemputan dalam waktu sekitar lima menit.
  • Petugas mengajak semua petugas haji untuk membantu jemaah, terutama lansia, dalam menggunakan teknologi video call dan mengaktifkan pelacakan lokasi di smartphone sebagai langkah antisipasi jika tersesat.
  • Kasus ini menunjukkan pentingnya adaptasi teknologi dalam proses perlindungan jemaah, terutama mengingat banyaknya jemaah lanjut usia yang mungkin belum terbiasa dengan perangkat digital.

MADINAH, BANGSAONLINE.com - Abdul Aziz Budi, salah satu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari Tugas dan Fungsi (Tusi) Perlindungan Jemaah (Linjam) mengaku baru saja menemukan jemaah haji yang tersesat saat di Madinah.

“Saat saya sedang ngantar barang-barang jemaah yang tertinggal di bandara untuk dibawa ke Kantor Daker (Daerah Kerja) Madinah, kami bertemu dengan petugas di sana, mereka bilang sedang mencari jemaah yang hilang,” ungkap Aziz, Minggu (26/4/2026).

Mendengar laporan tersebut, lantas Aziz langsung meminta keluarga korban hilang untuk melakukan panggilan video (video call) melalui via WhatsApp untuk mengetahui titik spesifik, agar mudah saat menjemput.

“Setelah video call, kita langsung menemui pihak terkait untuk menanyakan di mana lokasi tersebut, untuk dilakukan penjemputan,” tutur Aziz.

“Kita coba menelusuri jalan yang mirip dengan lokasi tersebut, dan alhamdulillah kita menemukan sekitar lima menit setelah video call,” imbuhnya.

Mengingat banyaknya jumlah jemaah lansia yang mungkin tidak faham teknologi, lanjut Aziz, ia mengajak para petugas haji agar membantu jemaah cara melakukan video call dan mengaktifkan lokasi di smartphone jemaah lansia, agar mudah ditemukan jika tersesat. (msn)