Bupati Jember Tegaskan Gerakan Indonesia ASRI Tak Boleh Berhenti, Ajak Warga Rutin Bersih Lingkungan

JEMBER, BANGSAONLINE.com – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan gerakan menjaga kebersihan lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial sehari. Pesan tersebut disampaikan dalam aksi kemanusiaan bertajuk Menuju Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Alun-alun Jember, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menekankan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak menjadikan aksi kurasi lingkungan sekadar agenda seremonial.

Menurutnya, pemeliharaan ruang publik harus dilakukan secara rutin, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Gus Fawait menyebut arahan untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan juga disampaikan langsung oleh Presiden.

Selain memilah dan membersihkan sampah, penataan estetika wilayah melalui penertiban baliho dan papan reklame menjadi perhatian agar lingkungan kota maupun desa terlihat lebih tertata.

“Jangan sampai bersih-bersih cuma sehari. Bersih-bersihnya harus secara berkala. Itu juga pesan dari Presiden, termasuk penataan papan-papan reklame supaya pemandangan kota maupun desa menjadi lebih bagus,” ujar Gus Fawait.

Ia menambahkan, penerapan konsep Indonesia ASRI membutuhkan langkah nyata, mulai dari merawat fasilitas publik hingga membenahi tata ruang untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti jajaran pejabat pemerintah daerah dan ratusan pengemudi becak. Suasana kebersamaan terlihat ketika Bupati Jember bersama jajarannya duduk lesehan di lapangan bersama para penerima manfaat.

Selain menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan, Pemkab Jember membagikan paket bahan pokok atau sembako kepada para pengemudi becak. Bantuan sosial tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan ini juga diisi dengan aksi penghijauan melalui donasi bibit tanaman buah yang didukung DPC Partai Gerindra Kabupaten Jember. Penanaman pohon tersebut diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Gus Fawait menjelaskan, gerakan menanam pohon buah merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya nyata untuk menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Menanam pohon ini pertama sebagai wujud syukur kita kepada Allah. Kedua, ini merupakan ikhtiar untuk menjaga lingkungan sekaligus ketahanan pangan. Pohon yang ditanam rata-rata pohon buah, sehingga nantinya bisa bermanfaat bagi anak-anak yang menanam maupun masyarakat secara umum, termasuk jika ditanam di tempat-tempat umum,” jelasnya. (yud/van)