KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pasuruan terus mematangkan persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang digelar hari ini, Rabu (21/10/2026).
Agenda tersebut bertujuan mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul di lapangan, serta menyusun langkah tindak lanjut guna mendukung kelancaran proses pengadaan tanah.
Monitoring dan evaluasi melibatkan jajaran Kantah Kota Pasuruan, pemerintah daerah setempat, serta perwakilan kecamatan dan kelurahan yang berada di kawasan terdampak pembangunan JLU.
Keterlibatan berbagai pihak dilakukan untuk memperkuat koordinasi serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Dalam forum tersebut, peserta membahas perkembangan persiapan pengadaan tanah, termasuk sejumlah kendala yang dihadapi selama proses pelaksanaan. Berbagai informasi lapangan dihimpun sebagai bahan evaluasi sekaligus untuk menyamakan persepsi antarpemangku kepentingan.
Pembahasan juga difokuskan pada upaya mencari solusi melalui koordinasi lintas instansi. Sinergi antara Kantor Pertanahan, pemerintah daerah, kecamatan, dan kelurahan dinilai penting untuk mendukung kelancaran proses inventarisasi serta identifikasi objek pengadaan tanah sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala, Kantor Pertanahan Kota Pasuruan bersama pemerintah daerah berupaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan pekerjaan.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan langkah kerja dan penyelesaian berbagai persoalan yang masih memerlukan tindak lanjut. Dengan demikian, proses pengadaan tanah dapat berjalan lebih tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Upaya itu merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pembangunan JLU Kota Pasuruan. Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat menunjang konektivitas wilayah, meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, serta mendukung pengembangan wilayah di Kota Pasuruan. (rom)










