Diduga Motif Cemburu, Perangkat Desa di Probolinggo Dibacok Tetangga

PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Warga Desa Purut, Kecamatan Lumbang geger setelah seorang perangkat desa berinisial R (32) mengalami luka bacok serius yang diduga dilakukan tetangganya, B (32), warga Sumendi, Kecamatan Tongas.

Korban yang menjabat sebagai kepala urusan (Kaur) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu mengalami luka serius pada bagian bahu dan telinga.

Aksi penganiayaan tersebut terekam kamera CCTV di sebuah rumah warga. Sebelum kejadian, korban sempat menyelamatkan diri ke sebuah toko yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Usai menganiaya korban, terduga pelaku disebut langsung menyerahkan diri ke polisi. Kasus tersebut kini ditangani Polres Probolinggo.

Polsek Lumbang telah menindaklanjuti dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka bacok tersebut. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dugaan sementara, penganiayaan terhadap perangkat desa itu dipicu komentar bernada mesra antara korban dan istri terduga pelaku di media sosial. Hal tersebut diduga memicu kecemburuan pelaku hingga berujung pada aksi pembacokan.

Polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami peristiwa tersebut.

 Plt. Kasihumas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa Apriantoro membenarkan adanya kasus pembacokan terhadap perangkat desa tersebut.

Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara profesional dan sesuai prosedur hukum.

"Kami masih mendalami kasus ini. Tunggu saja, nanti hasilnya seperti apa, penyidik yang akan mendalami-nya," ujar Widy. (ndi/van)