Menko Yusril Bantah Undangan Konpers soal Skenario Pemberhentian Wapres Gibran

JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, membantah beredarnya undangan konferensi pers yang mencatut nama kementeriannya terkait skenario pemberhentian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Undangan digital tersebut memuat informasi mengenai agenda audiensi persiapan skenario pemberhentian wakil presiden. Yusril menegaskan, informasi yang beredar itu tidak benar dan tidak memiliki dasar.

"Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS / PALSU," kata Yusril memberikan klasifikasi resminya, dikutip Selasa (27/10/2026).

Yusril juga memastikan bahwa Kemenko Kumham Imipas maupun dirinya secara pribadi tidak pernah menerbitkan undangan, merencanakan, ataupun menyelenggarakan agenda sebagaimana tercantum dalam selebaran tersebut.

Sebelumnya, beredar pamflet digital yang mencantumkan agenda bertajuk "Konpers Kemenko Hukum, HAM & IMIPAS: Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran".

Menanggapi peredaran pamflet tersebut, pihak kementerian mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Pemerintah turut meminta masyarakat melaporkan dan mengabaikan konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik maupun mengganggu stabilitas nasional.