Anggota DPRD Kota Malang ini Ajak Generasi Muda Terlibat dalam Pembangunan Daerah

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Kota Malang, Djoko Prihatin, mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan daerah. Menurut dia, pemuda tidak hanya menjadi pihak yang merasakan dampak kebijakan pemerintah, tetapi juga memiliki peran penting dalam menentukan arah kemajuan Kota Malang di masa depan.

Hal tersebut disampaikan saat menggelar kegiatan serap aspirasi bersama kalangan pemuda di Kota Malang pada Senin (2/11/2026) malam. Saat berdialog, Djoko menegaskan bahwa forum serap aspirasi harus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan berbagai masukan konstruktif yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Menurut dia, Kota Malang menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan menuju kawasan metropolitan. Karena itu, pembangunan harus mampu menghadirkan kemajuan tanpa mengabaikan identitas dan kearifan lokal yang selama ini menjadi karakter Kota Malang.

“Metropolitan boleh datang, tetapi jangan sampai gaya hidupnya yang kita tarik. Pembangunannya yang kita ambil, sementara budaya dan kearifan lokal Malang harus tetap dijaga,” kata Djoko.

Ia menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi generasi muda. Sejumlah persoalan sosial, termasuk aktivitas hiburan malam dan peredaran minuman beralkohol, dianggap perlu mendapatkan perhatian bersama.

Djoko menilai, Kota Malang memiliki tanggung jawab besar sebagai kota pendidikan dengan jumlah mahasiswa yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang. Karena itu, upaya menjaga lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak muda harus terus diperkuat.

Ia mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap perizinan tempat hiburan malam, penegakan peraturan daerah, serta penguatan koordinasi lintas instansi. Salah satu gagasan yang pernah diusulkannya adalah pemusatan aktivitas hiburan malam di kawasan tertentu agar pengawasan lebih mudah dilakukan.

Selain itu, Djoko mengajak generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga kehidupan sosial, budaya, dan pembangunan daerah. Partisipasi pemuda sangat dibutuhkan untuk memastikan Kota Malang berkembang secara berkelanjutan.

“Jangan sampai Kota Malang hanya menjadi kota yang tiba-tiba naik, kemudian tiba-tiba turun. Kita ingin Malang menjadi kota yang memiliki identitas kuat dan bisa everlasting,” pungkasnya. (dad/mar)