Unirow Tuban Kukuhkan 752 Wisudawan, 171 Lulusan Bebas Skripsi Berkat Jurnal Terakreditasi Sinta

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban resmi mengukuhkan 752 wisudawan dalam prosesi wisuda ke-24 yang digelar di Graha Sandiya PT Semen Gresik Tuban, Kamis (5/11/2026). Lulusan tersebut terdiri atas 692 sarjana dan 60 magister.

Wisuda kali ini mencatatkan pencapaian khusus, di mana 171 wisudawan berhasil mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal terakreditasi Sinta 2, 3, dan 4. Lewat ketentuan yang berlaku, karya publikasi ilmiah tersebut dikonversi sebagai pengganti tugas akhir skripsi beserta sidangnya.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Ketua PGRI Jawa Timur, Ketua PGRI Tuban, serta jajaran pengurus PPLP-PT PGRI Tuban dan mitra perguruan tinggi.

Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd., menegaskan bahwa mutu lulusan Unirow tidak sekadar diukur dari nilai akademik maupun kuantitas publikasi, melainkan dari kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia membeberkan empat prinsip utama yang perlu dipegang lulusan: bersinar, tanpa membayangi, berdampak, dan tanpa membebani.

"Bersinarlah dengan ilmu, bersinarlah dengan karya. Namun cahaya yang baik tidak menutupi cahaya lain. Jadilah lentera, bukan tirai. Sukses Anda tidak perlu dibangun di atas kegagalan orang lain," paparnya.

Prof. Warli mengimbau agar ilmu yang diperoleh dimanfaatkan secara bijak. Menurutnya, lulusan yang berkualitas adalah pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Berdampak tidak boleh berarti menjadi beban, lulusan bermutu adalah mereka yang mandiri, bertanggung jawab, dan meringankan orang lain," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., berpesan agar para lulusan konsisten menerapkan karakter, gagasan kreatif, dan inovasi di dunia kerja maupun masyarakat. Ia menggarisbawahi pentingnya etika, integritas, disiplin, serta profesionalisme.

"Kuncinya, anda punya etika, integritas, disiplin, dan tanggung jawab, profesional. Ini harus selalu ada. Jika Anda seperti itu, secara praktis dan strategis anda dapat mengimplementasikan konsep dan karakter PTS di wilayah VII Jawa Timur," beber Prof. Dyah.

Ia juga mengapresiasi upaya Unirow Tuban dalam mengembangkan keunggulan lokal menuju standar global melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. 

"Jika perguruan tinggi yang tidak bermutu akan ditinggalkan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Timur, Dr. H. Djoko Adi Walujo, S.T., M.M., DBA., memberikan apresiasi atas konsep wisuda Unirow yang memberi panggung khusus bagi mahasiswa berprestasi, termasuk menempatkan orang tua mereka di barisan depan.

"Penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik," ungkapnya. (hud/rev)