TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban mengajak ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Senori untuk tampil sebagai pelopor informasi sehat di masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan Ketua PWI Tuban, Suwandi, dalam gelaran PWI Goes to Campus 2026 yang berlangsung di lingkungan kampus setempat, Rabu (4/11/2026).
Dalam paparannya, Suwandi mengajak seluruh mahasiswa STAI Senori agar menjadi bagian peopor informasi sehat di tengah-tengah derasnya arus informasi digital.
Jurnalis HARIAN BANGSA yang juga menjabat Ketua Alumni Unirow Tuban ini menjelaskan, agenda edukasi rutin dari kampus ke kampus ini digagas untuk memperkuat literasi media dan digital generasi muda. Langkah tersebut bertujuan membentuk mahasiswa yang melek informasi sekaligus kritis menyaring setiap berita yang masuk.
"Tugas wartawan tidak hanya sebatas melakukan peliputan dan menyampaikan berita kepada masyarakat. Lebih dari itu, insan pers juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi, terutama kepada generasi muda agar semakin bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi," terang Suwandi.
Ia menyoroti tantangan era digitalisasi, di mana banyak masyarakat cenderung langsung percaya dan membagikan informasi tanpa memverifikasi kebenarannya terlebih dahulu. Kebiasaan tersebut dinilai dapat memicu persoalan serius dan membahayakan lingkungan sosial.
Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan selalu melakukan verifikasi sebelum membagikan ulang sebuah konten agar tidak terjebak menyebarkan berita bohong (hoaks).
"Jadi adik-adik mahasiswa ini harus pandai-pandai menyaring berita dan perbanyak kegiatan literasi," pintanya.
Dalam agenda ini, PWI Tuban menghadirkan lintas narasumber guna memperluas wawasan peserta. Materi yang disajikan mencakup keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pencegahan narkoba, industri hulu migas dan ketahanan energi, hingga keselamatan kerja serta jaminan BPJS Ketenagakerjaan.
"Harapan kami, adik-adik mahasiswa mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan nantinya disampaikan kembali kepada masyarakat," tambah Suwandi.
Perwakilan Keluarga Besar STAI Senori, H. Abdul Muiz, mengapresiasi langkah edukatif PWI Tuban beserta jajaran pendukung. Pria yang akrab disapa Gus Muiz tersebut menilai kehadiran pers di kampus menjadi momen berharga bagi mahasiswa untuk memahami dunia jurnalistik secara luas dan membangun budaya akademik yang sehat.
"Dunia jurnalistik jangan hanya dipahami sebatas aktivitas menulis dan mengumpulkan informasi. Di dalamnya terdapat tanggung jawab moral dan etika yang harus dijunjung tinggi," ungkap Gus Muiz yang juga Ketua GP Ansor Tuban tersebut.
Ia berharap program edukasi seperti ini terus digulirkan secara berkelanjutan di berbagai lembaga pendidikan tinggi lainnya di Kabupaten Tuban.
"Semoga ilmu yang disampaikan dari pemateri dapat menambah pengetahuan adik-adik mahasiswa di STAI Senori," harapnya.
Kegiatan edukasi ini turut dihadiri jajaran Forkopimka, Kapolresta Tuban, Ketua DPRD Kabupaten Tuban, perwakilan Pertamina EP, PHE TEJ, TGE, ExxonMobil, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-awar, Perhutani KPH Parengan dan KPH Jatirogo, BPJS Ketenagakerjaan, tokoh agama, serta jajaran dosen STAI Senori.










