Ringkasan Berita
- Hingga hari ke-14, 211 kloter (81.992 jemaah dan 841 petugas) telah diberangkatkan ke Tanah Suci, dengan proses operasional pemberangkatan dan pergerakan jemaah dinyatakan lancar dan terkendali.
- Tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, dengan 9 jemaah wafat (mayoritas akibat penyakit kardiovaskular dan pernapasan); layanan kesehatan tetap terpantau melalui fasilitas di kloter hingga rumah sakit rujukan.
- Kementerian memperketat tata kelola layanan kursi roda untuk lansia dan disabilitas, mewajibkan penggunaan mekanisme resmi dengan Kartu Kendali serta melarang pungutan liar dan imbalan dari petugas.
- Jemaah diimbau bijak membawa barang bawaan dan waspada terhadap cuaca panas (39-43°C) dengan menggunakan pelindung diri serta menjaga kecukupan cairan untuk mencegah dehidrasi selama ibadah.
JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Memasuki hari ke-14 penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026, Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses pemberangkatan hingga pergerakan jemaah berjalan lancar dan terkendali.
Berdasarkan data per Ahad, 3 Mei 2026, tercatat 211 kelompok terbang (kloter) dengan total 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Dari jumlah tersebut, 199 kloter berisi 77.269 jemaah dan 793 petugas telah tiba di Madinah. Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah berlangsung bertahap, dengan 52 kloter yang membawa 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah untuk menunaikan umrah wajib serta mempersiapkan puncak ibadah haji.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan operasional haji hingga saat ini berjalan aman dan terpantau.










