Ringkasan Berita
- Sampai hari ke-17 pemulangan haji 2026, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas telah kembali ke Indonesia, atau sekitar 55% dari total jemaah.
- Pemulangan telah melibatkan 267 kelompok terbang dari Jeddah dan 33 dari Madinah, dengan tambahan 74.441 jemaah sedang dipindahkan dari Makkah ke Madinah untuk gelombang kedua.
- Kemenhaj mengapresiasi kepatuhan jemaah, terutama dalam tidak membawa air zamzam di bagasi, yang dinilai krusial untuk keamanan dan kelancaran operasional penerbangan.
- Juru bicara Kemenhaj menekankan bahwa kedisiplinan jemaah selama pemulangan mencerminkan nilai positif ibadah haji dan mendukung kesuksesan operasional.
- Jemaah diingatkan untuk menjaga dokumen, mengikuti aturan bagasi, serta mempertahankan nilai-nilai haji seperti kesabaran dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
MADINAH,BANGSAONLINE.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air hingga hari ke-17 masa pemulangan atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji tahun 2026.
Kemenhaj terus mengawal proses pemulangan jemaah agar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia.
Kelancaran operasional pemulangan tidak hanya ditunjang kesiapan layanan dan koordinasi antarpihak, tetapi juga kepatuhan jemaah dalam mengikuti ketentuan yang berlaku selama perjalanan pulang.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan, hingga hari ke-59 operasional haji, sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah.










