JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait turun langsung mendampingi tim medis Puskesmas Jelbuk dalam pelayanan kesehatan jemput bola (homecare) bagi warga lanjut usia di pelosok Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk.
Untuk menembus medan perbukitan yang sempit dan terjal, kepala daerah yang akrab disapa Gus Fawait itu memilih menggunakan sepeda motor. Kendaraan roda dua dinilai paling efektif melintasi jalur pedesaan yang sulit dijangkau mobil operasional.
Dalam peninjauan, Bupati Jember menyambangi rumah bilik sederhana milik pasangan kakak beradik lansia, Nenek Misti dan Nenek Buya. Nenek Misti mengalami gangguan penglihatan, sementara Nenek Buya memiliki keterbatasan pendengaran.
“Guna menjaga kenyamanan beliau berdua, kami mengalihkan bantuan untuk merenovasi bagian alas rumah supaya pijakan kaki Nenek Misti dan Nenek Buya tidak lagi terasa dingin,” kata Gus Fawait.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke rumah Nenek Bebun, lansia berusia 86 tahun yang tinggal seorang diri di rumah berdinding bambu. Meski harus bertopang kayu untuk berjalan, ia tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri.
Bupati Jember menjelaskan program homecare dirancang untuk memberikan pelayanan medis langsung ke rumah warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.
“Melalui program jemput bola ini, tenaga medis kami mendatangi langsung para lansia dan masyarakat sakit di pelosok yang mengalami keterbatasan fisik maupun kendala transportasi ke Puskesmas,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Jember juga menyiapkan bantuan lanjutan berupa pembenahan hunian bagi lansia terdampak.
“Sebagai wujud empati pemerintah, kami menyiapkan program pembenahan tempat tinggal tidak layak huni bagi warga lansia yang kami temui hari ini. Perbaikan difokuskan pada pembenahan lantai dan fasilitas dasar rumah agar tempat tinggal mereka lebih higienis serta nyaman disinggahi,” pungkasnya. (yud/mar)










