Pemkab Jember Targetkan 10 Ribu Peserta, Bakti Sosial Kesehatan Digelar hingga Akhir 2026

JEMBER,BANGSAONLINE.com - Bupati Jember menargetkan 10.000 peserta mengikuti rangkaian bakti sosial kesehatan dalam program Jember Cinta Kesehatan hingga akhir Desember 2026.

Beragam layanan kesehatan disiapkan dalam program tersebut, di antaranya operasi katarak, penanganan bibir sumbing, hingga pembagian kacamata.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan kegiatan yang berlangsung saat ini bukan agenda yang hanya digelar sehari, melainkan bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan yang akan berlangsung hingga penghujung tahun.

“Ini kan tidak berhenti acaranya cuma siang hari ini. Ini rangkaian. Rangkaian panjang sekali sampai nanti akhir bulan Desember,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).

Fawait berharap target 10.000 peserta dapat tercapai melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan.

Menurutnya, layanan bakti sosial kesehatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat dari luar Kabupaten Jember.

“Target kita ada 10.000 peserta. Mudah-mudahan nanti bisa tuntas sampai akhir Desember 2026,” kata pria yang kerap disapa Gus Fawait itu.

Gus Fawait mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap masyarakat, termasuk warga dari daerah lain. Dia menegaskan, kegiatan itu menjadi ungkapan cinta Jember bagi masyarakat Jawa Timur.

“Salam cinta dari Jember untuk Jawa Timur jangan dimaknai yang lain-lain, tapi ini murni adalah ungkapan cinta dari Kabupaten Jember untuk masyarakat Jawa Timur. Pengennya sih se-Indonesia, tapi kita masih belum mampu,” bebernya.

Menurut Gus Fawait, program bakti sosial tersebut sekaligus melengkapi layanan kesehatan gratis yang telah tersedia melalui Universal Health Coverage (UHC). Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan mengetahui serta dapat mengakses berbagai layanan yang tersedia.

Selain bakti sosial, Pemkab Jember juga menjalankan sejumlah program pelayanan kesehatan lainnya, seperti Home Care dan Mobil Cinta.

Gus Fawait menegaskan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, khususnya kelompok tidak mampu, menjadi salah satu prioritas pemerintahannya.

Upaya tersebut juga mencakup sektor pendidikan serta pelayanan administrasi kependudukan.

“Pelayanan dasar, kebutuhan dasar inilah yang paling penting kita penuhi dulu,” pungkasnya.(yud/van)