Ribuan Warga Kota Pasuruan Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat Sarungan, Payung Madinah Jadi Ikon HSN 2026

Para peserta Jalan Sehat Sarungan mengenakan sarung sebagai simbol identitas tradisi santri, sementara peserta CFD mengenakan pakaian olahraga pada umumnya.

Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai religius dan nasionalis di Kota Pasuruan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua PCNU Kota Pasuruan, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, kepala perangkat daerah, camat, serta lurah.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Ribuan peserta memadati lokasi pemberangkatan dengan penuh semangat.

Suasana semakin semarak dengan disiapkannya berbagai hadiah menarik atau doorprize yang menambah kemeriahan acara.

Dalam sambutannya, Adi menyampaikan bahwa Jalan Sehat Sarungan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat semangat dan nilai-nilai kesantrian di tengah masyarakat.

"Hari ini kita bersama-sama melaksanakan Jalan Sehat Sarungan yang menjadi rangkaian Hari Santri, dan sebelah utara juga ada kegiatan Care Free Day" kata orang nomor satu di Kota Santri tersebut.

Ia menjelaskan, masyarakat patut bersyukur karena pada 2026 dapat menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari apel atau upacara hingga sejumlah kegiatan lainnya.

Seluruh kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat semangat Hari Santri yang menjadi milik bersama.

Menurutnya, peringatan Hari Santri memiliki makna penting bagi Kota Pasuruan yang dikenal sebagai Kota Santri. Karena itu, nilai-nilai kesantrian harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini memiliki suasana berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya kegiatan digelar di GOR, tahun ini pelaksanaannya dipusatkan di kawasan Alun-Alun dengan latar belakang Payung Madinah yang menjadi salah satu ikon kebanggaan Kota Pasuruan.

“Ini menjadi salah satu kebanggaan Kota Pasuruan yang akan semakin menguatkan semangat dan identitas Pasuruan sebagai Kota Santri,” tambahnya.

Adi mengajak seluruh masyarakat menjadikan Jalan Sehat Sarungan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita laksanakan Jalan Sehat Sarungan ini untuk mempererat kebersamaan, memperkuat ukhuwah dan silaturahmi, sehingga kita semakin guyub rukun,” tutupnya.

Sementara itu, KH. Muhamad Nailurrohman atau Gus Amak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pasuruan atas dukungannya terhadap pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional, khususnya kegiatan Jalan Sehat Sarungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pasuruan yang telah mendukung dan memberikan dukungan dalam peringatan Hari Santri Nasional. Dalam hal ini, kami melaksanakan kegiatan Jalan Sehat Sarungan,” ucapnya. (afa/van)