Perampokan Bermodus Cari Kos di Rungkut, Kalung Emas 30 Gram Digondol Maling

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang perempuan lanjut usia menjadi korban perampokan di kawasan Jalan Rungkut Kidul Gang II pada Senin (2/11/2026) siang. Dalam peristiwa itu, korban kehilangan kalung emas seberat 30 gram setelah dirampas oleh pelaku yang diduga beraksi dengan modus mencari kamar kos.

Korban diketahui bernama Rohmani (68), warga Jalan Rungkut Kidul Gang II. Selain kehilangan perhiasan, korban juga mengalami luka akibat tindak kekerasan yang dilakukan pelaku saat menjalankan aksinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika seorang pria mendatangi rumah korban dan mengaku sedang mencari tempat kos. Karena mengira pelaku merupakan calon penyewa, korban kemudian mengajak pria tersebut masuk ke dalam rumah untuk melihat sejumlah kamar kos yang tersedia.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Suyudi, membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut. Pelaku diduga telah memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksinya.

"Jadi benar ada kejadian perampokan dengan korban seorang nenek dan harta benda yang dirampok sebuah kalung emas 30 gram, bukan hanya itu korban nenek juga dianiaya sehingga menyebabkan luka luka di wajah bibir sobek," ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Setelah berhasil menguasai kalung emas milik korban, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor matik. Korban sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar, namun pelaku berhasil kabur karena kondisi lingkungan saat itu relatif sepi.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan kepada korban dan membawanya ke Puskesmas Rungkut untuk mendapatkan penanganan medis. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Rungkut untuk ditindaklanjuti.

Saat ini, kata Suyudi, korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut setelah sebelumnya mendapatkan perawatan awal di puskesmas.

"Korban sekarang telah ditangani di Rumah Sakit Angkatan Laut yang sebelumnya di rawat di Puskesmas, dan pihak Polsek masih mencari data data pelaku perampokan. Kami masih mencari ciri-ciri pelaku dengan mendeteksi cctv yang ada, karena di sekitaran lokasi tidak ada CCTV," paparnya. (rus/mar)