Puting Beliung Terjang Kabupaten Kediri, 86 KK Terdampak dan Puluhan Rumah Rusak

Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan menjelaskan, sebagian besar kerusakan rumah warga terjadi pada bagian atap, baik yang menggunakan material genteng maupun seng.

"Untuk sementara, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerusakan rumah didominasi pada bagian atap," ujar AKP Rudi.

Pemerintah Kabupaten Kediri juga bergerak cepat merespons bencana tersebut dengan menerjunkan tim gabungan ke lokasi terdampak.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa memastikan tim gabungan penanganan bencana telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat sekaligus memastikan keselamatan warga.

"Tim gabungan bencana telah berada di lokasi. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk bekerja dan memastikan kondisi keselamatan warga pascamusibah ini," kata Mbak Dewi, sapaan akrab Wakil Bupati Kediri itu.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi ujian bagi kesiapsiagaan unsur kebencanaan di daerah. Terlebih, pada Rabu pagi, jajaran Polres Kediri baru saja menggelar apel kesiapan tanggap darurat bencana di Lapangan Sempu Exotic Park, Kecamatan Ngancar.

Setelah kejadian, aparat gabungan yang terdiri atas unsur kepolisian, TNI, relawan, dan instansi terkait langsung bergotong royong melakukan pembersihan di lokasi terdampak.

Selain mendata kerusakan, petugas bersama relawan mengevakuasi puing-puing bangunan dan membersihkan pohon tumbang di halaman rumah warga maupun badan jalan. Langkah tersebut dilakukan agar akses lalu lintas dan mobilitas masyarakat kembali normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto menyampaikan, hingga Rabu sore, pendataan kerugian dan pembersihan material pascabencana masih berlangsung.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga di lokasi terdampak maupun wilayah lain di Kabupaten Kediri, untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, masyarakat diminta untuk mengantisipasi kemungkinan timbulnya bencana susulan," jelas Ariyanto. (uji/van)