Penerimanya meliputi pemerintah desa, petani, warga lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk pencegahan stunting.
Bantuan yang disalurkan antara lain bantuan keuangan desa, alat dan mesin pertanian (alsintan), zakat produktif, bantuan pencegahan stunting, bantuan lansia, serta asistensi bagi penyandang disabilitas.
"Ada sekitar 16 aitem yang digelontorkan dari 19 Milyar yang dianggarkan hari ini. Seluruhnya, dibagikan untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo," ujar Gubernur Khofifah didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, usai penyerahan bantuan secara simbolis.
Dalam kesempatan tersebut, Restu Novi Widiani juga menanggapi persoalan penonaktifan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).










