Toko Sembako di Karanggeneng Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Toko sembako Tanjung milik Khoirul Anas di Desa Karangwungu, Kecamatan Karanggeneng ludes terbakar pada Kamis (5/11/2026) dini hari. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu melanda toko yang berada di Jalan Raya Karanggeneng-Maduran. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali melalui Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui Siti Kholifah, warga yang rumahnya berada tepat di depan toko.

Saat itu, saksi mendengar suara ledakan kecil dari dalam toko. Tidak lama kemudian, kobaran api terlihat mulai membesar dari bangunan tersebut.

"Mengetahui adanya api, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. Tidak lama kemudian warga berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya," jelas Ipda Hamzaid.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karanggeneng untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali bersama anggota SPKT, Unit Reskrim Polsek Karanggeneng, personel TNI, dan Satpol PP langsung mendatangi lokasi kebakaran.

Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Paciran dan Lamongan untuk melakukan upaya pemadaman.

Sekitar pukul 05.45 WIB, enam petugas Damkar Paciran bersama satu unit mobil pemadam tiba di lokasi. Mereka langsung melakukan upaya pemadaman untuk menjinakkan kobaran api.

Setelah dilakukan pemadaman oleh petugas gabungan bersama warga, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Kesigapan petugas gabungan dan warga juga berhasil mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

"Berkat kesigapan petugas gabungan dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya," tambahnya.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan toko beserta seluruh barang dagangan di dalamnya ludes terbakar. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta.

Meski kehilangan tempat usaha beserta seluruh barang dagangannya, pemilik toko, Khoirul Anas menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

"Untuk korban jiwa nihil. Pemilik toko menerima kejadian tersebut sebagai musibah," pungkasnya. (van)