Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BPBD bersama pihak terkait mendatangi lokasi kejadian di Jalan Bung Tomo, tepatnya setelah rel. Saat ditemukan, kedua korban dalam kondisi sadar dan berada di pinggir jalan.
"Kedua korban mendapatkan penanganan awal oleh Tim Gerak Cepat (TGC) Pusat dan Posko Pusat di lokasi," ujarnya.
Linda menjelaskan, HF mengalami luka robek pada bibir dan memar di dahi. Sementara SS mengalami luka robek di bagian punggung.
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara oleh pihak kepolisian menggunakan Unit Patroli untuk divisum dan penyelidikan," ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pemuda tersebut diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor. Sementara itu, kendaraan milik korban telah diamankan Polsek Wonokromo.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Jodi Satya Pradana membenarkan adanya dugaan pengeroyokan yang menyebabkan dua pemuda mengalami luka-luka di Jalan Bung Tomo, Surabaya.
"Betul ada pengeroyokan. Untuk pembacokannya kita masih dalami," ucapnya.
Pascakejadian tersebut, anggota Reskrim Polsek Wonokromo masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus motif pengeroyokan.
Hingga kini, polisi belum menangkap satu pun pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
"Untuk tindak lanjut sekarang kami masih melakukan penyelidikan dan cek CCTV," pungkasnya. (rus/van)










